Home Aqidah Serial Akidah Islam #6: Pengertian dan Kekhususan Agama Islam

Serial Akidah Islam #6: Pengertian dan Kekhususan Agama Islam

691
0

Pengertian dan Kekhususan Agama Islam

Bismillah walhamdulillah was sholatu was salamu ‘ala rosulillah..

Para pembaca rohimanallahu ta’ala
Tidak asing lagi bagi kita semua tentang agama Islam, agama yang termasuk panganutnya paling besar dan terbanyak di dunia. Namun apakah pembaca tahu pengertian islam dan kekhususannya..?

Dalam lanjutan artikel kali ini kami akan ulasan secara singkat tentang pengertian dan kekhususan islam.

Baca serial artikel sebelumnya Serial Akidah Islam #5: Nama dan Istilah yang Disematkan Kepada Ahlus Sunnah Wal Jama’ah 

Pengertian Islam
Islam secara bahasa adalah berserah diri. Sebagaimana semua apa yang di langit dan apa yang di bumi berserah diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala:

اَفَغَيْرَ دِيْنِ اللّٰهِ يَبْغُوْنَ وَلَهٗ ٓ اَسْلَمَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ طَوْعًا وَّكَرْهًا وَّاِلَيْهِ يُرْجَعُوْنَ

“Maka mengapa mereka mencari agama yang lain selain agama Allah, padahal apa yang di langit dan di bumi berserah diri kepada-Nya, (baik) dengan suka maupun terpaksa, dan hanya kepada-Nya mereka dikembalikan.” (QS Ali ‘imron 83)

Islam secara istilah syariat terbagi menjadi dua:

1. islam secara istilah ‘aam (umum) adalah berserah diri kepada Allah dengan mentauhidkanNya (mengesakanNya), tunduk kepadaNya dengan ketaatan, berlepas diri dari kesyirikan dan orang-orang yang berbuat syirik.

Seorang hamba ketika berserah diri kepada Allah, maka ada konsekuwensi untuk taat kepadaNya dan menjahui serta melepaskan diri dari kesyirikan juga orang yang berbuat kesyirikan. Dari pengertian ini semua agama para nabi adalah Islam, karena mereka di perintahkan oleh Allah mendakwahi kaumnya untuk berserah diri kepada Allah dan mentauhidkanNya serta menjauh dari kesyirikan.

اِنَّ الدِّيْنَ عِنْدَ اللّٰهِ الْاِسْلَامُ

“Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam.” (QS Ali ‘imron 19)

2. Islam secara istilah khaas (khusus) adalah agama yang di bawa oleh baginda Rosul Muhammad ‘alaihis sholatu was salam. 

Kekhususan Agama Islam
Pertama, Agama Ilaahi
Islam adalah satu-satunya agama yang Allah ridhoi untuk semesta alam. Allah ta’ala turunkan kepada nabi Muhammad ‘alaihis sholatu was salam dan menjamin untuk menjaganya, menolongnya, dan memenangkan dari semua agama.

Agama dari sisi Allah ta’ala bersumber dari Al-Quran dan sunnah nabi. Sebagaimana bersumber dari Allah, maka tujuan di dalam beragama islam adalah mewujudkan keridhoan Allah dan menunaikan ibadah kepadaNya, dan inilah tujuan tertinggi Allah menciptakan jin manusia.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS Adz Dzariyat 56)

Kedua, Agama yang sempurna dan menyeluruh
Allah memberi ummat ini dengan sebuah agama yang sempurna dan menyeluruh. sempurna di dalam hukum-hukumnya, undang-undangnya, aqidah, ibadah, politik, ekonomi, dan lainnya.

وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتٰبَ تِبْيَانًا لِّكُلِّ شَيْءٍ وَّهُدًى وَّرَحْمَةً وَّبُشْرٰى لِلْمُسْلِمِيْنَ

“Dan Kami turunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu untuk menjelaskan segala sesuatu, sebagai petunjuk, serta rahmat dan kabar gembira bagi orang yang berserah diri (Muslim).” (QS An nahl 89)

Agama ini tidak hanya untuk manusia saja melainkan menyeluruh untuk manusia dan jin.

Ketiga, Agama Wasath (medial)
Islam adalah agama yang adil, baik, seimbang, di semua perkaranya baik dalam aqidah, syareah, akhlak. Dia berada di pertengahan antara berlebih-lebihan (ifrooth) dan peremehan (tafriith) dalam agama lain.

Sebagaimana agama islam menyuruh untuk memanfaatkan waktu untuk beribadah kepada Allah, dia juga menyuruh untuk bekerja mencari rizki badannya agar kelangsungan hidupnya tetap terjaga dan itu termasuk ibadah kepada Allah juga.

وَابْتَغِ فِيْمَآ اٰتٰىكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ

“Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.” (QS Al qosos 77)

Maka agama Allah islam ini berdiri dipertengahan dalam menunaikan syareat Allah; dengan tanpa berlebih-lebihan dan juga tidak meremehkan.

Keempat, Agama Ilmu
Ilmu di dalam agama islam mempunyai kedudukan yang sangat tinggi, cukup sebagai dalil bahwa pertama kali kalimat/wahyu yang turun dari Allah ke nabiNya adalah iqra’ bacalah. Agama yang sangat menghormati ilmu dan memuliakan ahlul ‘ilmi atau ulama, karena ilmu itu yang mengantarkan ke rasa takut kepada Allah.

اِنَّمَا يَخْشَى اللّٰهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمٰۤؤُاۗ اِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ غَفُوْرٌ

“Di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya, hanyalah para ulama. Sungguh Allah Mahaperkasa, Maha Pengampun.” (QS Fathir 28)

Dalam ayat-ayat Al Quran banyak yang mengarahkan untuk bertafakkur, bertadabbur, dan mengoptimalkan akal untuk mendapatkan kebenaran.

Sekian, semoga penulis dan pembaca bisa memahami makna dari agama islam ini dan bisa mengamalkan syariat didalamnya.

Referensi :
– Syarh ushul tsalatsah lis syaikh sholeh aalus syaikh
– Syarh ushul tsalatsah lis syaikh sholeh al ‘ushoimi
– Madkhol ilats tsaqofah islamiyah

***

Ditulis oleh : Muhammad Fathoni, Lc.

Artikel HamalatulQuran.com


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here