Home Artikel Khutbah Jumat: Meneladani Semangat Hijrah Rasulullah ﷺ

Khutbah Jumat: Meneladani Semangat Hijrah Rasulullah ﷺ

33
0
campaign psb PPHQ 26-27

Khutbah Pertama

الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

أما بعد، فيا عباد الله،

أوصيكم ونفسي بتقوى الله، فقد فاز المتقون، قال الله تعالى

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Saat ini kita berada di bulan Muharram, bulan pertama dalam kalender Hijriah. Penanggalan Hijriah yang digunakan oleh umat Islam tidak dimulai dari kelahiran Rasulullah ﷺ, bukan pula dari diangkatnya beliau menjadi nabi, melainkan dari peristiwa hijrah Rasulullah ﷺ dari Makkah menuju Madinah.

Hal ini menunjukkan bahwa hijrah memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Hijrah bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi perpindahan menuju kehidupan yang lebih baik, lebih dekat kepada Allah, dan lebih bermanfaat bagi agama.

Allah Ta’ala berfirman:

وَالَّذِينَ هَاجَرُوا فِي اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَلَأَجْرُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ [النحل: 41]

“Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah setelah mereka dizalimi, pasti Kami akan memberikan tempat yang baik kepada mereka di dunia, dan sungguh pahala akhirat lebih besar, sekiranya mereka mengetahui.” (QS. An-Nahl : 41)

donatur-tetap

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Ketika Rasulullah ﷺ diperintahkan berhijrah, beliau meninggalkan kampung halaman yang sangat dicintainya. Beliau meninggalkan rumah, harta, dan berbagai kenangan demi mempertahankan iman dan menegakkan agama Allah.

Dari peristiwa hijrah tersebut terdapat beberapa pelajaran berharga.

Pertama: Hijrah membutuhkan pengorbanan.

Tidak ada perubahan menuju kebaikan tanpa pengorbanan. Orang yang ingin memperbaiki dirinya harus siap meninggalkan kebiasaan buruk, lingkungan yang merusak, dan berbagai kemaksiatan yang selama ini menghalangi dirinya dari ketaatan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ»

“Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.” (HR. Bukhari)

Kedua: Hijrah membutuhkan perencanaan dan ikhtiar.

Rasulullah ﷺ adalah manusia yang paling bertawakal kepada Allah. Namun ketika berhijrah beliau tetap menyusun strategi yang matang; memilih teman perjalanan, menyiapkan kendaraan, dan menentukan rute yang aman.

Ini mengajarkan bahwa tawakal bukan berarti meninggalkan usaha. Seorang muslim harus menggabungkan antara ikhtiar yang maksimal dan ketergantungan hati kepada Allah.

Ketiga: Hijrah melahirkan persatuan umat.

Setelah sampai di Madinah, Rasulullah ﷺ mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar. Persaudaraan dibangun di atas iman, bukan semata-mata suku, daerah, atau kedudukan.

Di tengah berbagai perbedaan yang ada, umat Islam hendaknya memperkuat ukhuwah, saling membantu dalam kebaikan, dan menghindari perpecahan yang dapat melemahkan umat.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Memasuki tahun Hijriah yang baru hendaknya menjadi momentum muhasabah. Sudahkah kita berhijrah menuju pribadi yang lebih baik? Sudahkah kita meninggalkan dosa-dosa yang selama ini kita lakukan? Sudahkah kita meningkatkan kualitas ibadah, akhlak, dan kepedulian kepada sesama?

Jangan sampai pergantian tahun hanya menjadi perubahan angka tanpa perubahan amal dan ketakwaan.

بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم، ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم، أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم ولسائر المسلمين من كل ذنب، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

Khutbah Kedua

الحمد لله حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا فيه كما يحب ربنا ويرضى، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك عليه وعلى آله وصحبه أجمعين.

أما بعد، فيا عباد الله، اتقوا الله تعالى حق التقوى.

Jamaah Jumat yang berbahagia,

Semangat hijrah Rasulullah ﷺ hendaknya kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Hijrah dari kebodohan menuju ilmu, dari kemalasan menuju kesungguhan, dari permusuhan menuju persaudaraan, dan dari kemaksiatan menuju ketaatan.

Tahun baru Hijriah adalah kesempatan untuk membuka lembaran baru yang lebih baik. Barang siapa yang hari ini lebih baik daripada kemarin, maka ia termasuk orang yang beruntung. Sebaliknya, jika hari-harinya berlalu tanpa perbaikan, maka ia telah menyia-nyiakan nikmat umur yang Allah berikan.

Marilah kita memohon kepada Allah agar diberikan kekuatan untuk istiqamah di atas jalan kebenaran dan menjadikan kita hamba-hamba yang senantiasa memperbaiki diri.

إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الأحياء منهم والأموات

اللهم أصلح أحوال المسلمين في كل مكان، واجمع كلمتهم على الحق والهدى.

اللهم اجعل هذا العام الهجري عامًا مباركًا، مليئًا بالطاعات والخيرات، واصرف عنا الفتن ما ظهر منها وما بطن.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عباد الله، إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون.

فاذكروا الله العظيم يذكركم واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر، والله يعلم ما تصنعون.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here