Home Akidah Alam Jin #1: Mengenal Asal Muasal Bangsa Jin

Alam Jin #1: Mengenal Asal Muasal Bangsa Jin

1425
0

Bismillah

Manusia dan jin memiliki kesamaan menjadi makhluk yang dibebani perintah dan larangan syariat. Sehingga di kalangan jin juga ada jin yang ulama ada pula yang bodoh, ada jin yang sholih ada pula yang jahat, ada yang muslim dan kafir.

Perbedaan mendasar kedua makhluk ini ada pada asal muasal penciptaan mereka. Kalau manusia tercipta dari tanah, maka jin tercipta dari api yang panas.

Banyak keterangan di dalam Al-Quran yang mengabarkan tentang asal muasal mereka itu. Berikut kami nukilkan :

Surat Al-Hijr ayat 28

وَالْجَانَّ خَلَقْنَاهُ مِن قَبْلُ مِن نَّارِ السَّمُومِ

Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.

Surat Ar-Rahman ayat 15

خَلَقَ الْجَانَّ مِن مَّارِجٍ مِّن نَّارٍ

Dia menciptakan jin dari nyala api  (Maarij min Naar).

Ibnu Abbas, Ikrimah, Mujahid, Hasan Al-Bashri menerangkan makna Maarij min Naar adalah,

طرف اللهب

“Pucuk dari lidah api.”

(Lihat: Al-Bidayah Wan Nihayah 1/59)

Imam Nawawi menjelaskan di dalam Syarah Shahih Muslim karya beliau,

المارج اللهب المختلط بسواد النار

Maarij, adalah lidah api yang bercampur dengan kehitaman api.”

Kemudian juga terdapat penjelasan dari hadis Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,

خلقت الملائكة من نور وخلق الجان من النار وخلق ادم مما وصف لكم

“Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari sesuatu yang telah dikabarkan kepada kalian (tanah).” (HR. Muslim)

Kapan Mereka Diciptakan?

Ada riwayat yang menerangkan bahwa jin diciptakan dua ribu tahun sebelum diciptakan manusia. Namun Syaikh Prof. Sulaiman Al-Asyqar menilai,

وهذا لا دليل عليه من كتاب وا سنة

“Keterangan tersebut tidak ada dasar dalil Al-Quran dan Hadis.”

Yang jelas dan pasti benar, Jin itu diciptakan lebih dahulu dari manusia. Allah ta’ala yang mengabarkan,

وَالْجَانَّ خَلَقْنَاهُ مِن قَبْلُ مِن نَّارِ السَّمُومِ

Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas. (QS. Al-Hijr : 28)

Demikian, wallahul muwaffiq.

___

Referensi:
‘Aalamul Jin was Syayaatin, Penerbit: Maktabah Al-Falaah, Cetakan ke 4, th 1404 H – 1984

***

Ditulis Oleh: Ahmad Anshori, Lc.
Artikel HamalatulquranCom


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here