Home Artikel Untukmu yang Ingin Istiqomah: Kuatkan Niat, Luruskan Langkah

Untukmu yang Ingin Istiqomah: Kuatkan Niat, Luruskan Langkah

91
0
campaign psb PPHQ 26-27

Khutbah Pertama

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ، وَنَسْتَعِينُهُ، وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ،

وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ. [آل عمران: ١٠٢]

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا. [النساء: ١]

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا. [الأحزاب: ٧٠-٧١]

أَمَّا بَعْدُ، فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَشَرَّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ، وَكُلَّ ضَلَالَةٍ فِي النَّارِ.

Amma ba’du:

Ma’asyiral Muslimin, Jama’ah Jum’at yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Istiqomah adalah jalan keselamatan. Ia merupakan sikap pertengahan dalam segala hal, mengikuti Al-Qur’an dan Sunnah, serta manhaj para salaf umat ini. Istiqomah berarti menempuh jalan yang lurus.

Allah Ta’ala berfirman kepada Rasul-Nya dan kaum mukminin:

فَٱسْتَقِمْ كَمَآ أُمِرْتَ وَمَن تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْا۟ ۚ إِنَّهُۥ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

“Maka tetaplah engkau (di jalan yang benar) sebagaimana diperintahkan, dan juga orang yang telah bertaubat bersamamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sungguh, Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Hud: 112)

donatur-tetap

Ibnu Hajar رحمه الله berkata:

الِاسْتِقَامَةُ كِنَايَةٌ عَنِ التَّمَسُّكِ بِأَمْرِ اللَّهِ تَعَالَى فِعْلًا وَتَرْكًا

“Istiqomah adalah ungkapan tentang berpegang teguh kepada perintah Allah, baik dalam melakukan maupun meninggalkan (larangan).”

Allah Ta’ala juga mendorong kaum mukminin untuk berpegang teguh pada istiqomah, sebagaimana firman-Nya:

 وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah! Jangan kamu mengikuti jalan-jalan lain yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya.” (QS. Al-An’am: 153)

Dan firman-Nya:

 ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَى شَرِيعَةٍ مِنْ الْأَمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ * إِنَّهُمْ لَنْ يُغْنُوا عَنكَ مِنْ اللَّهِ شَيْئًا وَإِنَّ الظَّالِمِينَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُتَّقِينَ

Kemudian Kami jadikan engkau berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama), maka ikutilah syariat itu dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.” (QS. Al-Jatsiyah: 18-19)

Sufyan bin Abdullah Ats-Tsaqafi rahimahullah berkata: Aku berkata: “Wahai Rasulullah, katakan kepadaku suatu perkataan dalam Islam yang tidak perlu lagi aku tanyakan kepada selain engkau.” Beliau bersabda: “Katakanlah: Aku beriman kepada Allah, kemudian beristiqomahlah.” (HR. Muslim)

Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu berkata:

الِاسْتِقَامَةُ: أَنْ تَسْتَقِيمَ عَلَى الْأَمْرِ وَالنَّهْيِ، وَلَا تَرُوغُ رَوَغَانَ الثَّعَالِبِ

“Istiqomah adalah engkau tetap teguh pada perintah dan larangan, dan tidak berbelok seperti liciknya rubah.”

Kaum muslimin rahimakumullah, di antara sarana penting untuk istiqomah adalah:

  1. Memperbaiki hati

Rasulullah ﷺ bersabda:

أَلاَ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً، إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ؛ أَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ

“Ketahuilah, dalam tubuh terdapat segumpal daging. Jika ia baik, maka seluruh tubuh menjadi baik. Jika ia rusak, maka seluruh tubuh menjadi rusak. Ketahuilah, itulah hati.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Ibnu Rajab rahimahullah berkata:

أَصْلُ الِاسْتِقَامَةِ: اسْتِقَامَةُ الْقَلْبِ عَلَى التَّوْحِيدِ.

“Asal dari istiqomah adalah istiqomahnya hati di atas tauhid.”

  1. Menjaga lisan dari kebatilan

Sufyan bin Abdillah pernah berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam

يَا رَسُولَ اللَّهِ! مَا أَكْثَرُ مَا تَخَافُ عَلَيَّ؟ فَأَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِلِسَانِ نَفْسِهِ ثُمَّ قَالَ: هَذَا

Wahari Rasulullah ﷺ apa hal yang paling engkau khawatirkan, lalu beliau memegang lisannya dan berkata: “Ini.” (HR. Ibnu Majah)

Beliau juga pernah bersabda:

أَمْسِكْ عَلَيْكَ لِسَانَكَ، وَلْيَسَعْكَ بَيْتُكَ، وَابْكِ عَلَى خَطِيئَتِكَ

“Tahanlah lisanmu, hendaklah rumahmu mencukupimu, dan menangislah atas kesalahanmu.”(HR. Tirmidzi)

Maka barang siapa ingin istiqomah, hendaknya menjaga lisannya dari kebatilan, karena hal itu bisa menyeret ke dalam neraka.

  1. Bersahabat dengan orang-orang shalih

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّمَا مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيسِ السَّوْءِ؛ كَحَامِلِ الْمِسْكِ، وَنَافِخِ الْكِيرِ

“Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk seperti penjual minyak wangi dan pandai besi…” (HR. Muslim)

Beliau juga bersabda:

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

“Seseorang itu mengikuti agama temannya, maka lihatlah dengan siapa ia berteman.” (HR. Abu Dawud)

 

  1. Mengikuti sunnah dan menjauhi bid’ah

Berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah adalah sebab terbesar untuk istiqomah.

Allah Ta’ala berfirman:

 قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمْ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ

“Katakanlah, Jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku (Nabi), niscaya Allah akan mencintai kalian.” (QS. Ali Imran: 31)

Dan firman-Nya:

فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ

“Jika kalian berselisih dalam sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah dan Rasul.” (QS. An-Nisa: 59)

  1. Menuntut ilmu syar’i

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah para ulama.”
(QS. Fathir: 28)

Ilmu akan melahirkan rasa takut kepada Allah dan menjaga seseorang dari penyimpangan syahwat maupun syubhat.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِينَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ

Khutbah Kedua

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى.

وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ.

Ma’asyiral Muslimin, Jama’ah Jum’at yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Istiqomah memiliki banyak buah di dunia dan akhirat, di antaranya:

  1. Keteguhan dalam agama

Siapa yang istiqomah akan diberi keteguhan, dan siapa yang teguh akan berbuah kebaikan.

  1. Kehidupan yang baik

Allah berfirman:

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً

“Barang siapa beramal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka  Kami akan berikan kepadanya kehidupan yang baik.”(QS. An-Nahl: 97)

  1. Kabar gembira saat kematian

Allah berfirman:

 إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمْ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: ‘Rabb kami adalah Allah’ kemudian mereka istiqomah, maka malaikat akan turun kepada mereka (saat wafat): ‘Jangan takut dan jangan bersedih, dan bergembiralah dengan surga.’” (QS. Fussilat: 30)

  1. Mendapat naungan Allah di hari kiamat

Rasulullah ﷺ bersabda tentang tujuh golongan yang mendapat naungan Allah dalam hadis riwayat Bukhari, di antaranya:

  • Pemimpin yang adil
  • Pemuda yang tumbuh dalam ibadah
  • Orang yang hatinya terpaut dengan masjid
  • Dan lainnya
  1. Masuk Surga

Allah Ta’ala berfirman:

 إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ * أُوْلَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: ‘Rabb kami adalah Allah’ kemudian mereka istiqomah, maka tidak ada rasa takut dan tidak pula mereka bersedih. Mereka itulah penghuni surga, kekal di dalamnya.”
(QS. Al-Ahqaf: 13-14)

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang istiqomah hingga akhir hayat.

إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ.

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ  وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ  وَأَقِمِ الصَّلَاةَ.

Referensi: https://www.alukah.net/sharia/0/160639/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here