Home Artikel Alquran Mutiara Faidah Juz 16

Mutiara Faidah Juz 16

200
0

Pada juz 16 ini masih berada dalam akhir surat Al-Kahfi yaitu ayat 75-110 kemudian dilanjutkan surat Maryam ayat 1- 98 dan surat Taha ayat 1-135. Berikut ini beberapa kandungan pokok pembahasan yang ada pada juz keenambelah ini.

Akhir Surat Al-Kahfi  

1. Fitnah atau ujian kekuasaan hal ini nampak dalam kisah Dzulqornain. Dimana pemimpin akan diuji apakah akan menggunakan kekuasaannya dengan adil atau malah sebaliknya.

2. Surat Al-Kahfi di akhiri dengan penjelasan kejadian hari akhir dimana Allah tampakkan seluruh amalan manusia. Kemudian kemanakah selanjutnya orang-orang kafir akan berlabuh (neraka) dan kemana orang mukmin berlabuh juga (surga).

Surat Maryam

1. Dalam surat ini kata “Rahmah” diulang sebanyak 20 kali, maka perhatikan dan renungkanlah dimana kalimat saja tersebut dan apa saja sebab untuk meraih Rahmat tersebut, semoga kita dapat meraihnya rahmat dari Allah Ta’ala.

2. Awal surat Maryam berisikan kisah Nabi Zakariya dan Maha Kuasanya Allah terkait peanugrahan seorang anak padahal usia Nabi sudah tua, rambut telah beruban serta istrinya pun mandul. Apakah Nabi Zakariya berputus asa? Tidak, beliau bahkan senantiasa berdoa dan berhusnudzan kepada Allah.

3. Kisah Nabi Isa dan ibunya yaitu Maryam, serta perkataan Nabi Isa semasa masih bayi “aku adalah hamba Allah dan Rasul-Nya” Hal ini sekaligus bantahan bagi yang menjadikan Nabi Isa sebagai Tuhan atau anak Tuhan.

4. Kisah Nabi Ibrahim berdebat dengan orang tuanya yang menyembah berhala dengan bahasa yang santun.

5. Diceritakan beberapa kisah Nabi-nabi yang mana semuanya memiliki keistimewaan masing-masing maka hendaknya kita meneladani mereka dalam kebaikan.

6. Menjelaskan beberapa kejadian pada hari kiamat yang dapat meluluhkan hati orang yang beriman serta syubhat orang-orang yang mengatakan Allah memiliki anak.

Surat Taha

1. Dalam surat ini dikisahkan Nabi Musa ‘alaihissalam terkhusus ketia ia masih kecil serta penjagaan Allah kepadanya. Serta dijelaskan hal-hal yang membuat Nabi Musa kuat dalam berdakwah.

2. Ada sedikit rasa khawatir dan takut ketika Nabi Musa diperintahkan untuk menghadapi Firaun, namun hal ini mudah dilewati ketika Allah menyadarkan Nabi Musa bahda Dia bersamanya, serta Allah pun utus saudaranya yaitu Harun untuk membantu Nabi Musa

3. Nikmat Allah kepada Bani Israil dimana mereka dikeluarkan dari negeri Mesir menuju negeri Sina dan menuju Syam. Dan ditenggelamkannya Firaun beserta pasukannya.

4. Samiri membuat patung anak sapi untuk disembah Bani Israil ketika Nabi Musa pergi, dihiasilah sebuah kebatilan dengan keindahan yang sejatinya semu m=sehingga mereka tersesat.

5. Pada akhir surat Taha dipaparkan beberapa kejadian hari kiamat.

6. Peringatan Allah kepada manusia akan  bahaya setan, serta permusuhan setak kepada manusia sebagaimana sedari dahulu setan telah mengganggu ayah kita yaitu Nabi Adam.

Faidah dari Juz 16

1. Apa saja yang ada di dunia ini betapapun indahnya maka sejatinya semua itu akan binasa, berbeda dengan nikmat dan keindahan surga dimana ia kekal

خَٰلِدِينَ فِيهَا لَا يَبْغُونَ عَنْهَا حِوَلًا

“Mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah dari padanya. (QS. Al-Kahfi: 108)

2. Durhaka kepada orang tua adalah dosa yang besar sehingga para Nabi pun berlindung dan memohon kepada Allah dari dosa tersebut.

وَبَرًّۢا بِوَٰلِدَيْهِ وَلَمْ يَكُن جَبَّارًا عَصِيًّا

Dan seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka. (QS. Maryam: 14)

وَبَرًّۢا بِوَٰلِدَتِى وَلَمْ يَجْعَلْنِى جَبَّارًا شَقِيًّا

Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. (QS. Maryam: 32)

Referensi: Hidayat Al-Ajza’ karya syaimh Umar bin Abdillah Al-Muqbil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here