Home Artikel Alquran Mutiara Faidah Juz 15

Mutiara Faidah Juz 15

236
0

Pada juz 15 ini berisikan surat Al-Isra dan surat Al-kahfi ayat 1-74. Berikut ini isi pokok kandungan pembahasan yang ada pada juz kelimabelas

Surat Al-Isra

1. Awal surat dipaparkan akan hak dan keagungan Masjidil Aqsho serta disebutkannya bagaimana Bani Israil masuk dan membuat kerusakan.

2. Penjelasan bahwa Al-Quran dapat memberi  hidayat menuju jalan yang lurus dan benar dalam berbagai aspek kehidupan seperti, ibadah dan muamalah serta perkara lainnya.

3. Penjelasan perbedaan bagi pencari nikmat dunia dengan pencari nikmat akhirat

4. terdapat 20 nasehat agung terkait hubungan sesama manusia dan masyarakat.

5. Dialog iblis ketina Nabi Adam diciptakan serta penjelasan bagaimana setan berupaya dengan keras untuk menyesatkan manusia. Adapun cara agar selamat dari godaan setan adalah dengan menegakkan syariat dan tulus beribadah kepada Allah.

6. Diakhir surat dijelaskan bahwa Firaun tetap mendustakan Nabi Musa meskipun telah didatangkan banyak bukti-bukti kekuasaan Allah. Hal ini sebagai pelipur lara bagi Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam ketika dakwahnya ditolak

7. Penjelasan berbagai tujuan diturunkannya Al-Quran

Surat Al-Kahfi ayat 1-74

1. Surat ini menceritakan tentang 4 fitnah yaitu, fitnah agamar, harta, ilmu dan kekuasaan.

2. Fitnah atau Ujian terkait agama ini nampak dalam kisah ashabul kahfi

3. Fitnah atau ujian harta ini dipaparkan dalam kisah 2 lelaki pemilik kebun

4. Firnah atau ujian ilmu ada pada kisah Nabi Musa ‘alaihissalam bersama Khidir

5. Fitnah atau ujian kekuasaan ada pada kisah Dzulqornain

Faidah dari Juz 15

1. Hamba yang pandai bersyukur merupakan sebuah kedudukan yang tinggi dalam ubudiyah.

ذُرِّيَّةَ مَنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوحٍ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ عَبْدًا شَكُورًا

“(yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur.” (QS. Al-Isra: 3)

2. Kebaikan dan keburukan seseorang akan Allah balas dengan seadil-adilnya sesuai amalan masing-masing.

إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا

“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri” (QS. Al-Isra: 7)

3. Diantara sifat yang selalu ada pada anak Adam namun sejatinya sifat yang kurang baik adalah suka tergesa-gesa. maka hendaknya kita berlatih bersabar dan tidak mudah tergesa-gesa.

وَكَانَ ٱلْإِنسَٰنُ عَجُولًا

“Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa.” (QS. Al-Isra: 11)

Referensi : Hidayat Al-Ajza’ karya syaikh Umar bin Abdillah Al-Muqbil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here