Home Artikel Alquran Bersinar dengan Al-Quran Bag.2

Bersinar dengan Al-Quran Bag.2

338
0
campaign psb PPHQ 26-27

Satu ayat yang merubah kehidupan secara total, satu cerita dari seorang mukminah yang dia berubah hidupnya dikarenakan satu ayat.

Seorang mukminah tersebut bercerita: Sudah tiga tahun lamanya saya bermaksiat kepada Allah, saya telah berusaha untuk bertaubat dan meninggalkan maksiat tersebut, tetapi saya tidak bisa meninggalkannya. Suatu hari saya duduk termenung dan menangis sambil berbisik kepada Allah minta ampunan dariNya, maka saya mendengar suatu ayat dan saya baca ayat itu hingga Allah melapangkan dadaku dengan ayat tersebut, dan dengan ayat tersebutlah berubah kehidupanku, yaitu ayat yang berbunyi:

يَسْتَخْفُونَ مِنَ النَّاسِ وَلَا يَسْتَخْفُونَ مِنَ اللَّهِ وَهُوَ مَعَهُمْ إِذْ يُبَيِّتُونَ مَا لَا يَرْضَىٰ مِنَ الْقَوْلِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطًا

“Mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak bersembunyi dari Allah, padahal Allah beserta mereka, ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahasia yang Allah tidak ridhai. Dan adalah Allah Maha Meliputi (ilmu-Nya) terhadap apa yang mereka kerjakan.” (QS an-Nisa’: 108)

Saya bertanya kepada diriku sendiri dengan kejujuran: apakah saya tidak malu atau bisa menerima jika ayah dan ibuku melihatku dalam keadaan seperti ini ? Atau apakah ada seseorang di dunia ini yang seperti saya ? Jawaban dari pertanyaan itu saya jawab sendiri dari dalam lubuk hati “tidak dan seribu tidak”

Jika saya malu kepada hamba, kenapa saya tidak malu kepada pencipta hamba, sedangkan Dia selalu mengawasi hambaNya dan mengetahui segala sesuatu ?! Maka saya malu dari penglihatanNya sedang saya bermaksiat kepadaNya. Dari sejak itu saya bertekat untuk meninggalkan maksiat yang saya terjatuh kedalamnya. Siapa saja yang meninggalkan sesuatu karena Allah pasti Allah ganti dengan yang lebih baik, dengan karunia dari Allah dan dengan nikmatNya akhirnya saya bisa meninggalkan maksiat itu, dan sekarang saya menikmati kebahagiaan hidup dengan karunia Allah.

donatur-tetap

Sungguh betapa agungnya ayat al-Quran memberi dampak kepada jiwa seorang mukmin, setiap orang yang mentadabburi ayat selalu akan bertanya kepada dirinya sendiri “sudah berapa ayat yang saya baca dan sejauh mana dampak ayat tersebut ke dalam kehidupanku ?” setiap kali ada bisikan dan dorongan untuk melakukan kemaksiatan seakan-akan Allah berbicara kepada seorang mukmin yang mentadabburi ayatNya

أَلَمْ تَكُنْ آيَاتِي تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ فَكُنتُم بِهَا تُكَذِّبُونَ

“Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu sekalian, tetapi kamu selalu mendustakannya?” (QS. al-Mukminun: 105)

Maka dengan seperti itu, dia bisa benar-benar meninggalkan kemaksiatan yang ingin dia lakukannya.

Inilah al-Quran yang setiap hari di baca, menjadi pelita yang menyinari kegelapan hawa nafsu, tidak ada seorangpun berhujjah kepada Allah kecuali telah ada bantahannya dalam al-Quran ini.

Cerita di atas hanya sebagai salah satu contoh nyata dari dampak al-Quran ke dalam kehidupan manusia, jika memang seseorang ingin merubah kehidupannya yang penuh dengan kegelapan dia bisa merubahnya dengan sentuhan ayat-ayat al-Quran, bukankah Allah menyatakan dalam sebuah ayat:

أَوَمَن كَانَ مَيْتًا فَأَحْيَيْنَاهُ وَجَعَلْنَا لَهُ نُورًا يَمْشِي بِهِ فِي النَّاسِ كَمَن مَّثَلُهُ فِي الظُّلُمَاتِ لَيْسَ بِخَارِجٍ مِّنْهَا

“Dan apakah orang yang sudah mati (dalam kekufuran dan kemaksiatan) kemudian dia Kami hidupkan (dengan ilmu, iman dan ketaatan) dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya?” (QS al-An’am: 122)

Selalu berdoa semoga dengan al-Quran Allah meninggikan derajat kita, dan tidak membinasakan karena dosa-dosa atas kelalaian kita… Aamiiin.

Sumber : Kitab Tsalaatsuuna Majlisan fit Tadabbur

Ditulis Oleh: Muhammad Fathoni, B.A

Artikel: HamalatulQuran.Com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here