Home Artikel Urgensi Kepemimpinan dalam Islam

Urgensi Kepemimpinan dalam Islam

221
0

Tidak diragukan lagi bahwa persatuan kaum muslimin adalah sebuah hal yang penting dalam sebuah lingkungan masyarakat, yang dengannya akan terwujud kemashlahatan yang banyak baik dari sisi dunia maupun dari sisi akhirat. Oleh karena itu adanya pemimpin yang adil, amanah, shaleh dan tahu  apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat serta menjalankan kepemimpinan dengan kebijakan-kebijakan yang produktif adalah sebuah kebutuhan yang amat penting. Baik bagi seluruh elemen masyarakat di sebuah negara secara umum atau bahgi kaum muslimin secara khusus.

Islam sendiri telah menjelaskan akan pentingnya mengangkat seorang pemimpin. Allah Ta’ala berfirman,

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah rosul dan ulil amri di antara kalian.” (QS. An nisa’ 59)

Terkait ayat di atas Syekh Abdurrahman bin Nashir As Sa’diy rahimahullahu berkomentar,

“Kemudian memerintahkan orang-orang beriman untuk mentaati-Nya dan mentaati rasul-Nya dengan menjalankan perintah keduanya baik yang bersifat wajib maupun sunnah. Dan menjahui larangan keduanya. Dan dipemerintahkan pula untuk taat kepada ulil amri dan mereka itu adalah pemimpin manusia dari penguasa dan para hakim dan mufti (ulama). Sesungguhnya tidak akan berjalan perkara dunia dan akherat manusia kecuali dengan taat dan patuh kepada mereka. “

Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إذا كان ثلاثة في سفر فليأمروا أحدهم

“Ketika ada tiga orang dalam safar/bepergian maka hendaknya mereka menjadikan salah satu dari mereka pemimpin.” (HR. Abu Dawud no. 2608)

Dari Abdullah bin ‘Amr bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لا يحل لثلاثة يكونون بفلاة من الأرض إلا أمروا عليهم أحدهم

“Tidak halal bagi tiga orang yang berada di suatu daerah di bumi ini kecuali mereka menjadikan salah satu dari mereka sebagai pemimpin atas mereka.” (HR. Ahmad)

Sahabat ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata:

لا يصلح الناس إلا أمير برا أو فاجرا

“Tidak akan ada yang memperbaiki manusia kecuali imam/pemimpin baik dia imam yang sholeh atau imam faajir (zalim).”

Pentingnya pengangkatan pemimpin ini juga merupakan kesepakatan para ulama bahwa mengangkat pemimpin adalah wajib. Sebagaimana yang di nukil oleh imam al-Maawardiy rahimahullahu ta’ala- beliau berkata,

وعقدها لمن يقوم بها في الأمة واجب بالإجماع

“Dan mengangkatnya (pemimpin) untuk menunaikan (kepemimpinan itu) di tengah ummat adalah wajib secara ijma’ (kesepakatan).”

Begitu juga Imam Nawawi, Imam Qurthubi, Imam Juwaini dan Imam Ibnu Hazm, semua menyatakan wajibnya mengangkat pemimpin. Dengan adanya pemimpin maka bisa mencegah fitnah yang datang kepada suatu umat/kelompok itu. Bahkan imam Ahmad menganggap bahwa ketiadaan imam/pemimpin adalah fitnah tersendiri, beliau berkata: “Termasuk fitnah ketika tidak ada pemimpin yang mengatur urusan manusia.”

Semoga Allah karuniakan kepada kita pemimpin yang adil, penyayang, lemah lembut dan pemimpin yang takut kepada-Mu ya Allah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here