Home Artikel Hewanpun Menjadi Mulia Karena Ilmu

Hewanpun Menjadi Mulia Karena Ilmu

227
0

Hewanpun Menjadi Mulia Karena Ilmu

Bismillah

Allah ta’ala menghalalkan makanan yang baik lagi bermanfaat serta mengharamkan yang buruk dan berbahaya bagi tubuh. Diantara makanan yang diharamkan ialah, hewan yang mati tanpa disembelih baik karena sakit, terjatuh atau diterkam hewan lain seperti anjing, singa atau yangg lainnya. Namun perlu diketahui, status hewan tersebut akan berubah menjadi halal, jika sebab kematiannya ialah diterkam oleh anjing yang sudah berilmu (baca : terlatih) untuk berburu saat diperintah oleh tuannya.

Allah ta’ala berfirman :

يَسۡـَٔلُونَكَ مَاذَآ أُحِلَّ لَهُمۡ‌ۖ قُلۡ أُحِلَّ لَكُمُ ٱلطَّيِّبَـٰتُ‌ۙ وَمَا عَلَّمۡتُم مِّنَ ٱلۡجَوَارِحِ مُكَلِّبِينَ تُعَلِّمُونَہُنَّ مِمَّا عَلَّمَكُمُ ٱللَّهُ‌ۖ فَكُلُواْ مِمَّآ أَمۡسَكۡنَ عَلَيۡكُمۡ وَٱذۡكُرُواْ ٱسۡمَ ٱللَّهِ عَلَيۡهِ‌ۖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلۡحِسَابِ

Mereka menanyakan kepadamu: “Apakah yang dihalalkan bagi mereka?”.

Katakanlah: “Dihalalkan bagimu yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh binatang buas yang telah kamu ajar dengan melatih nya untuk berburu; kamu mengajarnya menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu. Maka makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu, dan sebutlah nama Allah atas binatang buas itu (waktu melepaskannya). Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat cepat hisab-Nya. (QS. Al Maidah : 4)

Oleh karenanya,  seekor anjing yang telah memiliki “ilmu berburu”  akan membuat hewan yang ia tangkap menjadi halal untuk dikonsumsi, lain halnya jika anjing tersebut tidak terlatih, maka binatang tangkapannya haram untuk dikonsumsi.

Perlu digaris bawahi pula, bahwa sejatinya islam melarang seorang muslim untuk memiliki anjing kecuali untuk berburu, menjaga hewan ternak dan kebun.

Perhatikanlah saudaraku…

Jika seekor hewan saja dibedakan  oleh Allah subhanahu wata’ala karena ilmu, lantas bagaimana halnya dengan manusia? Allah subhanahu wata’ala berfirman :

قُلۡ هَلۡ يَسۡتَوِى ٱلَّذِينَ يَعۡلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعۡلَمُونَ‌ۗ

“Katakanlah, apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan yang tidak mengetahui?”

Bahkan malaikat rela meletakkan sayapnya sebagai bentuk penghormatan terhadap penuntut ilmu. Rasululloh shollalllahu’alaihi wasallam bersabda :”

“Sesungguhnya malaikat meletakkan sayapnya lantaran ridho terhadap penuntut ilmu. (HR Abu Dawud, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani)

Maka tak heran jika banyak diantara ulama yang jasadnya sudah lama tertimbun tanah namun seakan masih hidup diantara kita .

Siapa yang tak kenal dengan Imam Bukhori rohimahulloh?

Beliau telah wafat ratusan tahun yang lalu, akan tetapi namanya masih sering terdengar diseluruh penjuru dunia,  baik diantara penuntut ilmu maupun orang awam. Lihatlah bagaimana Allah memuliakan dan mengangkat derajatnya diantara makhluk-makhlukNya.

Semoga Allah subhanahu wata’ala senantiasa melimpahkan keistiqomahan kepada kita dalam menuntut ilmu agamaNya.

Wallahu a’lam bishowab

___
Referensi :

  1. Tafsir Ibnu Katsir, Surat Al Maidah Ayat 3
  2. Tadzkirotus Sami’ Wal Mutakallim, Ibnu Jama’ah

Ditulis oleh : Afit Iqwanuddin, Lc.

(Alumni Pondok Pesantren Hamalatulquran Yogyakarta, Sedang menempuh study S2 di Fakultas Quran Universitas Islam Madinah, KSA).

hamalatulquran.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here