Home Artikel Telaah Kritis Hadis: Zuhudlah Kamu Terhadap Dunia Allah akan Mencintaimu

Telaah Kritis Hadis: Zuhudlah Kamu Terhadap Dunia Allah akan Mencintaimu

496
0
Dandelion blowing seeds in the sky.

Penjelasan Terkait Validitas Hadis Zuhud

Di antara hadis yang sangat populer dan sering terdengar di mimbar-mimbar mesjid,” Zuhud-lah kamu terhadap dunia, niscaya kamu dicintai Allah. Zuhud-lah kamu terhadap apa yang dimiliki orang-orang, niscaya mereka mencintaimu.”

Bahkan sebagian ulama belakangan telah mencantumkan hadis ini dalam karyanya. Memang tak dipungkiri, ada sejumlah ulama belakangan maupun kontemporer yang telah menerima hadis ini.

Akan tetapi, jika melihat pandangan ulama kritikus hadis di masa silam terkait hadis ini, justru bertolak belakang. Mereka tidak menerima hadis ini sebagai hadis nabi. Bahkan menolaknya dengan komentar pedas. Lantas, manakah pandangan yang lebih tepat perihal hadis ini? Berikut ulasannya.

Teks hadis

عَنْ سَهْلِ بنِ سعْدٍ السَّاعِديِّ قَالَ: أَتَى النَّبِيَّ ﷺ رَجُلٌ، فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، دُلَّنِي عَلَى عَمَلٍ إِذَا أَنَا عَمِلْتُهُ أَحَبَّنِي اللَّهُ وَأَحَبَّنِي النَّاسُ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: «ازْهَدْ فِي الدُّنْيَا يُحِبَّكَ اللَّهُ، وَازْهَدْ فِيمَا فِي أَيْدِي النَّاسِ يُحِبَّكَ النَّاسُ».

Dari Sahl bin Sa’ad As Sa’idi, ia berkata: seseorang datang kepada nabi shallallahu alaih wasallam, lantas berkata: Duhai rasulullah! Tunjukkan kepadaku sebuah amalan, jika kulakukan maka Allah dan orang di sekitarku akan mencintaiku!
Jawab beliau,”Zuhud-lah kamu terhadap dunia, niscaya kamu dicintai Allah. Zuhud-lah kamu terhadap apa yang dimiliki orang-orang, niscaya mereka mencintaimu.”

Hadis di atas diriwayatkan oleh Ibnu Majah, melalui Jalur Khalid bin ‘Amr. Diriwayatkan juga oleh Ibnu ‘Adi, melalui jalur Muhammad bin Katsir, Dll, Kedua jalur tersebut berporos di Sufyan Ats Tsauri, dari Abu Hazim, dari sahabat Sahl bin Sa’ad As Sa’idi radhiyallahu ‘anhu.

Komentar para pakar kritikus hadis

Imam ahmad bin Hambal (w. 241 H) pernah ditanyakan terkait hadis ini. Beliau lantas bertahlil (terheran-heran), lalu balas bertanya: Siapa yang menyampaikan hadis ini?
“Khalid bin Amr.” Jawab penanya.

Imam Ahmad pun menimpali,”Kita berhenti di Khalid”. Lalu beliau pun diam.

Menurut keterangan Ibnu Rajab Al Hanbali, bahwa sikap dari imam Ahmad di atas menunjukkan pengingkaran terhadap riwayat Khalid bin ‘Amr.

Sedangkan Imam Al ‘Uqaili (w. 322 H) secara tegas menyatakan bahwa hadis ini tidak bersumber dari Sufyan Ats Tsauri. Kemudian beliau menerangkan bahwa yang terkenal mempopulerkan hadis ini adalah Khalid bin ‘Amr. Sedangkan Muhammad bin Katsir hanya mengambil informasi hadis ini dari si khalid. Nah, ketika menyampaikan hadis ini, si Muhamad bin Katsir tidak menyebutkan perantara antara dia dan Ats Tsauri, yaitu Khalid bin ‘Amr.

Oleh karena itu, tatkala imam Abu Hatim Ar Razi (w. 277 H) ditanyai perihal riwayat Muhammad bin Katsir, dari Ats Tsauri, Beliau menjawab,”Riwayatnya batil.”

Komentar pedas juga disampaikan oleh imam Ibnu Adi (w. 365). Menurutnya, hadis Ats Tsauri tersebut munkar (sangat nyeleneh). Bukan karena Sufyan Ats Tsauri. Tetapi, problemnya adalah informan dari Ats Tsauri.

Kesimpulan

Hadis di atas jelas Batil. karena sumber masalahnya adalah Kholid bin Amr Al Kufi. Ia sangat dikritisi oleh para ulama hadis. Bahkan sebagian ulama mengangggapnya seorang pendusta. Sebagian lain menilainya telah memalsukan hadis. Ulama lain menyatakan bahwa hadis-hadis yang disampaikan oleh Khalid bin ‘Amr batil. Dengan begitu, dapat diketahui bahwa pandangan ulama belakangan maupun kontemporer yang menerima hadis ini tidak tepat. Wallahu a’lam.

Skema Sanad

 

 

Referensi

Sunan ibnu Majah, no. 4102
– Al Kamil fi dhu’afa Ar Rijal, III/458-459.
– Al Muntakhab min ‘ilal Al Khallal, hal. 37.
– Adh Dhu’afa Al Kabir, II/11.
– ‘Ilal al-Hadits, no. 1815.
– Jami’ Al Ulum, II/853.
– Tahdzib at-Tahdzib I/527-528.

***

Ditulis oleh: Abu Huraerah, Lc. (Alumni Ponpes Hamalatul Quran dan Mahasiswa pascasarjana jurusa Ilmu Hadis, Fakultas Hadis, Universitas Islam Madinah)

Artikel: www.HamalatulQuran.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here