Search
Monday 28 May 2018
  • :
  • :

Ringtone HP Dengan Lantunan Al Quran, Bolehkah ?

Raih pahala menyampaikan kebaikan, Bagikan:

 

 

Bismillah…

Syaikh Prof. Dr.  Ibrahim ar Ruhaili menjelaskan,

“Dikhawatirkan termasuk menjadikan agama sebagai mainan dan hiburan adalah apa yang kita jumpai akhir-akhir ini. Sangat disayangkan fenomena ini menyebar di tengah-tengah orang-orang shalih bahkan dilakukan oleh sebagian dai. Fenomena yang dimaksudkan adalah menjadikan bacaan ayat al Qur’an sebagai nada panggil HP. Bacaan ayat al Qur’an dijadikan sebagai nada tunggu, artinya ketika ada orang yang menghubungi maka terdengarlah bacaan beberapa ayat al Qur’an. Jika pemilik HP ingin merespon panggilan maka tiba-tiba bacaan ayat tersebut terputus. Dengan hal ini seakan-akan ayat al Qur’an dijadikan sebagai hiburan dan berarti mengejek dan mengolok-olok hadits Nabi jika nada tunggu berupa bacaan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Kami tidaklah menuduh orang shalih yang melakukan hal ini bermaksud untuk mengolok-olok ayat al Qur’an. Namun kami katakana bahwa ayat al Qur’an selayaknya dimuliakan dengan tidak dijadikan sebagai nada tunggu HP atau semisalnya. Demikian pula hadits Nabi selayaknya juga tidak dijadikan sebagai nada tunggu. Demikian pula, rekaman doa para imam masjid. Itu semua tidak boleh dijadikan nada tunggu HP.

Orang yang menjadikan hal-hal di atas sebagai nada tunggu HP status hukumnya dirinci dengan dua rincian:

Pertama, jika orang yang melakukannya menyakini bahwa ini adalah bagian dari ibadah maka perbuatan ini hukumnya adalah bid’ah.

Kedua, jika dia sadar bahwa tindakan semacam ini bukanlah ibadah namun hanya sekedar ingin menggati nada tunggu musik dengan ayat-ayat al Qur’an maka hal ini termasuk melecehkan ayat al Qur’an.

Hendaknya kita bersikap pertengahan antara orang yang berlebih-lebihan –dengan menjadikan ayat al Qur’an sebagai nada tunggu, pent- dan orang fasik itulah orang-orang menjadikan musik sebagai nada tunggu. Dengan suara musik tersebut mereka ganggu kaum muslimin yang sedang menjalankan shalat berjamaah di masjid.

HP adalah nikmat dari Allah yang sepatutnya dimanfaatkan dengan benar. Ada ring tone yang bukan berupa musik yang bisa dijadikan sebagai nada panggil.

Tidak sepatutnya berlebih-lebihan tentang ring tone HP sebagaimana kelakukan sebagian orang. Ada hal yang mengherankan yang dilakukan oleh sebagian orang terkait urusan ring tone. Ada orang yang ring tone HP-nya berupa suara hewan, anak kecil yang sedang menangis atau sedang tertawa.
Demi Allah, ini adalah perkara yang lucu sekaligus menyedihkan yang dilakukan oleh orang-orang awan, lebih-lebih lagi jika dilakukan oleh dai.

***

Faidah kajian bersama Syaikh Prof. Dr. Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaili -hafidzohullah- (pengajar di masjid Nabawi dan guru besar ilmu Aqidah di Universitas Islam Madinah)

Ditulis oleh: Muhamad Fatwa Hamidan 

(Alumni PP Hamalatul Quran Yogyakarta, saat ini sedang menempuh studi S1 di Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia)

Hamalatulquran.com


Raih pahala menyampaikan kebaikan, Bagikan:


Alumni Pondok Pesantren Hamalatul Quran Yogyakarta. Saat ini sedang menempuh study di Universitas Islam Madinah, Fakultas Syariah


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *