Home Artikel Alquran Mengapa Riwayat Ad Duri Tersebar di Sudan Hingga Saat Ini

Mengapa Riwayat Ad Duri Tersebar di Sudan Hingga Saat Ini

480
0
Mengapa Riwayat Ad Duri Tersebar di Sudan Hingga Saat Ini

Membaca Al-Quran merupakan sebuah amalan mulia serta membuahkan pahala yang melimpah, sebab tiap hurufnya bernilai 10 kebaikan. Rasululloh shollallohu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

“Barangsiapa yg membaca satu huruf dari Al-Quran makan baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan tersebut berlipat menjadi 10. Aku tidak katakan bahwa alif laaam miim adalah satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, laam satu huruf dan miim satu huruf.” (HR At Tirmidzi dan dishahihkan oleh Albani)

Namun tahukah anda bahwa dibelahan dunia sana terdapat kaum muslimin yang membaca Al-Quran dengan cara yg berbeda dari kita kenal? Jika riwayat yg biasa kita gunakan adalah riwayat Hafs, maka di negri Sudan mereka justru biasa membaca Al-Quran menggunakan riwayat Imam Ad Duri rohimahulloh.

Riwayat Imam Ad Duri ini sendiri merupakan perpanjangan dari Qiroat Abu ‘Amr Al Bashri rohimahulloh yg merupakan salah satu dari Imam Qiroat ‘Asyroh. Terdapat beberapa fakta unik yg mendorong riwayat ini begitu mendarah daging dalam diri masyarakat Sudan, diantaranya ialah:

1. Peran Madrasah Al Quran
Terhitung sejak tahun 1570 Masehi, tersebar berbagai madrasah Al-Quran yang dikenal dengan sebutan “Kholwah”. Madrasah ini sendiri mendapatkan sambutan hangat dari kaum muslimin disana, bahkan sebagian muridnya berasal dari negri tetangga.

Madrasah ini memiliki pengaruh krusial dalam penyebaran riwayat Ad Duri dikalangan masyarakat Sudan. Bagaimana tidak, sebab riwayat tersebut menjadi standar dalam menghafal Al-Quran di madrasah ini.

2. Percetakan Al Quran
Pada tahun 1980 masehi di masa kepemimpinan Ja’far Numairi, Sudan mulai mencetak mushaf Al-Quran yang nantinya dibagikan diberbagai ma’had dan madrasah Al-Quran. Mushaf tersebut dicetak berdasarkan riwayat Ad Duri yang otomatis membuat penyebaran riwayat ini menjadi semakin masif.

3. Logat Penduduk Sudan
Diketahui bahwa riwayat Ad Duri merupakan riwayat yang paling mirip dengan logat bangsa Sudan. Tak heran jika riwayat ini mendapatkan antusias yang besar dikalangan masyarakat negri tersebut.

4. Para Imam Masjid
Hingga detik ini, para imam masjid di Sudan tetap mempertahankan riwayat Ad Duri dalam bacaan sholat mereka. Hal ini membuat riwayat tersebut bertahan kuat disana meskipun riwayat Hafs yang sudah tersebar diberbagai belahan dunia mulai dibaca disana.

5. Media Penyiaran
Media penyiaran baik radio hingga televisi memiliki andil besar dalam mempertahankan riwayat Ad Duri. Sebab para penanggung jawab berbagai media yang ada biasa memilih riwayat Ad Duri saat menyiarkan berbagai murottal Al-Quran.

Semoga Allah subhanahu wata’ala menjadikan kita termasuk ahli Al-Quran, Amiin.

Referensi:
– Al Imam Ad Duri wa Asbab Intisyar Riwayatihi fi As-Sudan, Tajuddin Mahmud Yusuf

*****

Penulis: Afit Iqwanuddin, Amd., Lc.

(Alumni PP. Hamalatul Quran dan mahasiswa pascasarjana Jurusan Qiroat fakultas Al Quran, Universitas Islam Madinah)

Artikel: www.HamalatulQuran.com


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here