Search
Sunday 15 September 2019
  • :
  • :

Mengapa Lafaz Syai-u (شيء) Pada Surat Al Kahfi Ditulis Berbeda?

Raih pahala menyampaikan kebaikan, Bagikan:

Source by unsplash

Bismillah…

Saat membaca surat Al Kahfi dan sampai pada ayat 23, akan kita dapati bahwa penulisan lafaz Syai-u (شيء, arti : sesuatu) berbeda dari biasanya.

Lafaz ini sendiri disebutkan sebanyak dua ratus dua kali dalam Al-Quran. Namun hanya pada satu tempat ditulis dengan cara yang berbeda, yaitu dengan tambahan alif  s(ا) setelah huruf  syin (ش).

وَلَا تَقُولَنَّ لِشَا۟یۡءٍ إِنِّی فَاعِلࣱ ذَ ٰ⁠لِكَ غَدًا

Dan jangan sekali-kali engkau mengatakan suatu rencana, “Aku pasti melakukan itu besok pagi,” (QA. Al-Kahfi, 23)

Mengapa demikian?

Alasan di balik hal tersebut ialah :

untuk menunjukkan dengan tegas, bahwa kehendak Allah subhanahu wata’ala berada di atas kehendak siapa pun.

Maka secanggih dan sematang apapun seseorang dalam menyusun sebuah rencana, tak akan pernah bisa terwujud jika Allah ta’ala tidak menghendakinya.

Oleh sebab itu, tidak sepantasnya seorang hamba yang lemah menyombongkan diri, karena sejatinya seluruh kesuksesan dan keberhasilan yg ia raih tak pernah lepas dari karunia Allah, Dzat yang Maha Kuasa.

Sedikit catatan :
Seluruh upaya dalam rangka mengungkap rahasia di balik Rosm Utsmani adalah ijtihad para ulama, sehingga sangat mungkin antara satu ulama dengan yg lain memiliki cara pandang yang berbeda.

wallahu a’lam.

Sudah Baca Al Kahfi Hari Ini?

_____

Referensi :
I’jaz Rosmil Quran, Muhammad Syamlul.

***

Ditulis oleh : Afit Iqwanudin, A.Md, Lc

(Alumni PP Hamalatulqur’an Yogyakarta, Mahasiswa Pascasarjana jurusan Ilmu Qiro’at, Fakultas Qur’an di Universitas Islam Madinah KSA)

Hamalatulquran.com


Raih pahala menyampaikan kebaikan, Bagikan:



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *