Search
Wednesday 14 November 2018
  • :
  • :

Keutamaan Ibadah Umrah

Raih pahala menyampaikan kebaikan, Bagikan:

Keutamaan Umrah

Bismillah…

Melakukan aktivitas, akan lebih semangat saat kita tahu keutamaan atau manfaat besar yang ada di baliknya. Seperti juga ibadah, yang sudah barangtentu tersimpan manfaat besar di balik pensyaraitan-nya. Karena, Allah tidak memerintahkan kita aktivitas yang sia-sia. Seluruh perintahNya, pasti mengandung hikmah dan manfaat yang besar.

Syaikh Abdurrahman As-Sa’di menungkapkan makna ini dalam bait syair indah yang beliau susun,

الدين مبنىّ على المصالح ** في جلبها والدرء للقبائح
فإن تزاحم عدد المصالح ** يقدم الأعلى من المصالح

“Agama ini dibangun di atas maslahat. Baik dalam rangka mendatangkan maslahat atau mencegah mudhorat.”

Bila terjadi pertemuan antara sejumlah maslahat. Maka dahulukan mana yang lebih besar maslahatnya.

Salahsatu ibadah istimewa yang Allah perintahkan, adalah ibadah umrah. Rasanya, berjuta-juta biaya yang harus dikeluarkan, akan terbayarkan oleh manfaat besar yang terkandung di baliknya. Bahkan, ganjaran Allah sangat jauh lebih besar, daripada rogohan kocek yang kita belanjakan, dan, peluh letih yang kita korbankan.

Apa sajakah gerangan keutamaan ibadah umrah ?

Berikut pemaparannya :

Pertama, Umrah dapat menghapus dosa.

Siapa diantara kita yang terjaga dari dosa?! Sudah sekian lama kita hidup di sunia, tentu banyak catatan dosa menodai catatan amal kita. Oleh karena itu, kita butuh pada amalan yang dapat menghapus kelamnya catatan dosa. Diantaranya adalah berumrah.

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhudia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

تابعوا بين الحج والعمرة ، فإنهما ينفيان الفقر والذنوب كما ينفي الكير خبث الحديد والذهب والفضة ، وليس للحجة المبرورة ثواب إلا الجنة

“Iringilah (perseringlah) melakukan ibadah haji dan umrah. Sungguh dua ibadah ini dapat menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa. Layaknya seorang pandai besi dapat menghilangkan karat-karat besi, emas dan perak. Dan tidak ada pahala haji mabrur selain surga.”

(HR. Tirmidzi dan beliau berkata: hadits hasan shahih. Dan juga diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dan Ibnu Khuzaimah dalam kitab shahih mereka)

Tentu saja yang dapat terhapus oleh ibadah ini, dan amal sholih – amal sholih yang memiliki keutamaan yang sama, adalah dosa-dosa kecil. Adapun dosa besar, hanya akan terhapus oleh taubat yang jujur.

Penjelasan tentang hal ini, selengkapnya bisa anda simak di :http://hamalatulquran.com/puasa-asyura-menghapus-dosa-setahun-sebelumnya.html

Namun, bila melihat teks hadis di atas, Nabi mempermisalkan kekuatan ibadah haji dan umrah dalam menghapus dosa, seperti kuatnya pandai besi membersihkan karat-karat yang menempel pada besi. Artinya, tak hanya sembarang dosa kecil yang terhapus, bahkan sampai dosa-dosa kecil yang kuat lengket menempel di hati kita, juga akan terhapus. Sebagaimana lengketnya karat akan hilang dengan kuatnya tempaan dan panasnya api sang pandai besi.

(Lihat penjelasan ini di : Mirqotul Mafaatih 5/437)

Kedua, jihadnya kaum wanita dan orang-orang lemah.

Jihad, adalah ibadah yang tak seorangpun meragukan keutamaannya. Bagaimana tidak, sementara untuk bisa melakukan ibadah ini, butuh pengorbanan luar biasa, harta dan nyawa. Namun, tak setiap orang bisa melakukan ibadah ini. Para wanita dan orang-orang yang lemah, tak bisa melakukannya. Allah maha adil kepada seluruh hambaNya. Bagi kaum yang lemah, ada jihad tersendiri, yang pahalanya tak kalah istimewa dengan pahala jihad fi sabiilillah. Yaitu beribadah umrah.
Imam Ibnu Khuzaimah meriwayatkan hadis Ibunda Aisyah rahiyallahu’anha,

قلت يا رسول الله هل على النساء من جهاد ؟

“Aku (Aisyah) berkata: Ya Rasulullah, apakah perempuan ada kewajiban berjihad?
Beliau menjawab,

عليهن جهاد لا قتال فيه … الحج والعمرة

Bagi mereka jihad yang tidak ada perang di dalamnya…yakni haji dan umrah.”

Sahabat Abu Hurairah -radhiyallahu’anhu-menceritakan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

جهاد الكبير والصغير والضعيف والمرأة : الحج والعمرة

“Jihadnya orang-orang lanjut usia, anak-anak yang belum baligh, orang-orang lemah dan wanita, adalah haji dan umrah” (HR. Nasa-i dengan sanad hasan)

Imam Muhammad bin Amir As-Shon’ani menerangkan hadis di atas,

أي أنهما لهم كالجهاد وفي الأجر

Maksud hadis di atas adalah, mereka seperti melakukan ibadah jihad dan mendapatkan pahala yang sama dengan ibadah jihad.

(Lihat : At-Tanwin Syarh Al-Jami’ As-Shoghir 5/280)

Ketiga, dapat mengurangi kemiskinan.

Semua menusia ingin hidup sejahtera. Olehkarenanya, anda bisa dapati setiap negeri di muka bumi ini, sangat gencar memerangi kemiskinan. Bahkan menjadi misi utama mereka. Ternyata, ada satu solusi yang ditawarkan oleh Islam, yang sudah pasti ini sangat manjur. Karena solusi ini bersumber dari Tuhan yang menjaga mengatur semesta alam ini, serta maha tahu seluk beluk permasalahan setiap ciptaanNya.

Padahal kalau kita hitung secara logika, umrah yang harus merogoh kocek puluhan juta, akan mengurangi saldo kekayaan kita. Tapi, dari hadis yang akan anda resapi di bawah ini, akan membuat hati-hati insan yang beriman, percaya bahwa, besar biaya yang dikeluarkan, pasti akan Allah ganti dengan lebih baik dan berlipat-lipat.

تابعوا بين الحج والعمرة ، فإنهما ينفيان الفقر والذنوب كما ينفي الكير خبث الحديد والذهب والفضة ،

“Iringilah (perseringlah) melakukan ibadah haji dan umrah. Sungguh dua ibadah ini dapat menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa. Layaknya seorang pandai besi dapat menghilangkan karat-karat besi, emas dan perak… (HR. Tirmidzi)

Kekayaan Apakah yang Didapat?

Syekh Ali Muhammad Al-Qori -rahimahullah- menerangkan hadis ini,

أي يزيلانه وهو يحتمل الفقر الظاهر بحصول غنى اليد ، والفقر الباطن بحصول غنى القلب

Maksudnya Haji dan umrah dapat menghilangkan kefakiran. Ini bisa bermakna miskin secara dzahir, dengan terwujudnya kekayaan harta. Bisa juga bermakna miskin batin, yaitu terwujudnya kekayaan hati.

(Lihat : Mirqotul Mafaatih 5/437)

Maka, umrahlah…berhajilah.. dan jangan takut miskin. Tak pernah tercatat dalam sejarah, ada orang miskin gara-gara mempersering haji atau umrah.
Demikian, semoga yang sedikit ini bermanfaat..

Wallahua’lam bis showab.

***
Ditulis oleh : Ahmad Anshori, Lc

Hamalatulquran.com

Mau umrah? Nggak usah bingung, daftar di Nur Ramadhan ajaa…

Info Haji dan Umroh:
umroh dan haji plus


Raih pahala menyampaikan kebaikan, Bagikan:


Pengajar Ushul Fikih di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Alumni Pondok Pesantren Hamalatul Quran, menyelesaikan studi Syariah di Universitas Islam Madinah. Selain menjadi Pimred Hamalatulquran.com juga kontributor di muslim.or.id dan konsultasisyariah.com


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *