Search
Tuesday 11 December 2018
  • :
  • :

Hafal Al-Qur’an Sejak Usia Dini

Raih pahala menyampaikan kebaikan, Bagikan:

Sumber: wiemasen.com

Bismillah..

Imam Syafi’I –Rahimahullah- diserahkan oleh ibunya untuk menghafal al-Qur’an pada usia 4 tahun, dan hafal al-Qur’an di usia 7 tahun.

Imam Nawawi –Rahimahullah- diantar oleh ayahnya ke Maktab Rawahiyah untuk menghafal al-Qur’an pada usia 9 tahun, dan hafal al-Qur’an sebelum balighnya.

Ibnu Hajar al-‘Atsqalani disekolahkan ke Maktab untuk menghafal al-Qur’an pd usia 5 tahun, dan khatam al-Qur’an pada usia 9 tahun.

Imam Ibnul Jazaariy –Rahimahullah- selesai menghafal al-Qur’an pada usia 13 tahun.

Dan masih banyak lagi para ulama kita dari kalangan shalafus shalih yang membuka perjalanan ilmu mereka dengan menghafal al-Qur’an sejak usia dini dan mengkhatamkannya sebelum masuk usia baligh.

Mengapa?

Karena orang tua para Shalafus Shalih kita sangat faham dan mengerti bagaimana cara mempersiapkan anak-anak mereka menjadi orang-orang besar dizamannya nanti.

Ibarat tanah yang subur, maka tanah tersebut harus dipersiapkan benar-benar agar dapat ditanami dan menghasilkan tanaman yang berkualitas.

Mendidik anak-anak kita untuk mampu menghafal al-Qur’an diusia dini adalah sebuah persiapan yang sangat baik sebelum mereka mempelajari ilmu-ilmu lainnya.

Bahkan para ulama kita terdahulu, tidak menyukai seseorang yang ingin belajar ‘Uluum syar’i, tetapi belum menyelesaikan hafalan al-Qur’an.

Diriwayatkan, Imam al-Auza’i –Rahimahullah- pernah didatangi oleh seseorang yang ingin belajar fiqih kepadanya. Maka beliau menanyakan terlebih dahulu tentang hafalan al-Qur’an yg dimiliki oleh orang tersebut. Imam Auza’I pun menyuruhnya membacakan surah An-Nisaa ayat ke 11.

ﻳﻮﺻﻴﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻲ ﺍﻭﻟﺪﻛﻢ …

Orang tersebut tidak mampu melanjutkan ayat tersebut, lalu Imam Auza’i pun menyuruhnya kembali untuk menyelesaikan hafalan al-Qur’an terlebih dahulu.

(Lihat : Kaifa Tahfadzul Qur’an, yahya bin Abdurrazaq al-Ghautsani, hal. 25)

Subhaanallaah, semoga Allah memberikan kita Taufik-Nya untuk mengikuti jejak para Shalafus Shalih dalam mengajarkan al-Qur’an kepada anak-anak kita.

Wallahu Ta’alaa A’lam..

***

Ditulis oleh : Syauqi Ahmad Labib

(Alumni PP Hamalatul Quran Yogyakarta, yang saat ini sedang menempuh pendidikan S1 di Fakultas Qur’an, Universitas Islam Madinah)

Hamalatulquran.com

Info Haji dan Umroh:
umroh dan haji plus


Raih pahala menyampaikan kebaikan, Bagikan:



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *