Dauroh Ahsanil Hadits fi Hifdzil Quran Wa Muroja’atih

ijazah ahsanil hadits

Dauroh Ahsanil Hadits adalah sebuah dauroh yang diadakan oleh Jam’iyyah Khoiriyyah bi Mamlakah As Su’udiyyah dan diadakan di Pesantren Al Ukhuwah Sukoharjo, dauroh ini bertujuan untuk menngeluarkan para huffadz al quran yang mutqin. Dibeberapa Dauroh ini telah diadakan 11 kali di Saudi Arabia dan di beberapa Negara di Asia dan Afrika, sedangkan di Indonesia dauroh ini adalah dauroh yang pertama kali.
Dan pesantren hamalatul quran mengirimkan 1 ustadz pengabdian yaitu Ustadz Afit Iqwanudin serta 3 santri yaitu Muhammad Sulhan Zia el Baita , Muhammad Ilham Arrosyid dan Urwah bin Sapriadi untuk mengikuti dauroh tersebut. Dauroh ini berlangsung selama hamper sebulan dimulai dari tanggal 9 September 2013 sampai 5 Oktober 2013. Adapun yang memimpin dauroh ini ialah 2 orang masyayikh yaitu : Syaikh ‘Ishom bin Abdillah As Syayi’ serta Syaikh Abdulloh Al Ba’athiyah.
Pada dauroh ini seluruh peserta berjumlah sekitar 130-an peserta yang berasal dari berbagai pesantren seperti Jamilurrohman, Binbaz, Thoifah Manshuroh, Ibnu Abbas serta dari Ma’had Al Ukhuwah sendiri. Seluruh peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti dauroh ini sampai akhir.
Terdapat 9 pilihan Mustawa pada dauroh ini yaitu :
1. 30 Juz
2. 15 Juz
3. 9 Juz
4. 6 Juz
5. 3 Juz
Adapun 3 santri hamalatul quran maka mereka 2 dari mereka mengambil mustawa 15 juz dan satu santri mengambil mustawa 9 juz, sedangkan ustadz pengabdian mendapat tugas untuk menjadi mu’allim pada dauroh tersebut.
Pada pertengahan serta akhir dari dauroh terdapat ujian yang nantinya menjadi penilaian dari dauroh tersebut, dan Alhamdulillah 1 orang santri hamalatul quran mendapatkan nilai Mumtaz, 1 santri mendapat nilai Jayyid Jiddan dan satu santri mendapat nilai Jayyid. Dan semua yang mencapai target mendapatkan ijazah hifdzil quran sesuai jumlah hafalan yang didapatkan dalam dauroh tersebut. Dan pada tanggal 5 Oktober selepas maghrib dauroh pun ditutup secara resmi oleh lajnah dauroh. Semoga dauroh ini bisa benar – benar menambahkan semangat para santri dalam menghafal al quran dan muroja’ah…, Amin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *