Home Artikel Bekal Ramadhan #18: Menyambut Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan

Bekal Ramadhan #18: Menyambut Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan

595
0
Bekal Ramadhan #18: Menyambut Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan

Bismillah…

Tidak terasa bulan Ramadhan sudah membawa kita di sepertengahnya. Maka perlu kiranya kita kembali memperbaharui niat dan amalah kita di bulan yang penuh keberkahan, terkhusus di sepuluh hari terakhir ramadhan.

Karena Nabi shallallahu ‘alaihiwasallam lebih semangat memaksimalkan amalan ibadahnya di sepuluh hari terakhir ramadhan, sebagaimana disebutkan oleh ibunda Aisyah radhiallahu’anha dalam sebuah hadis:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْتَهِدُ فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مَا لاَ يَجْتَهِدُ فِيْ غَيْرِهِ

“Adalah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir ramadhan, hal yang beliau tidak lebih bersungguh-sungguh dihari lainya.” (HR. Muslim no. 1175)

Dalam riwayat yang lain dijelaskan

كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا دَخَلَ اَلْعَشْرُ أَيْ: اَلْعَشْرُ اَلْأَخِيرُ مِنْ رَمَضَانَ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ, وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” (HR. Al-Bukhari no. 2024 dan Muslim no. 1174)

Yang menjadikan sepuluh hari terakhir ramadhan istimewa adalah karena didalamnya terdapat Lailatul Qodar, waktu turunya Al Quran dan malam kemuliaan yang lebih baik dari pada seribu bulan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan nasehat untuk mencari malam lailatul qodar di sepuluh malam terakhir Ramadhan, sebagaimana dalam sabdanya:

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhari no. 2017)

Maka sepantasnya kita sebagai umat nabi mencontoh keteladanan beliau di sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan dengan melakukan amalan-amalan ketaatan bukan dengan menyibukan diri kita dengan amalan yang sia-sia nan melalaikan.

Diantara amalan yang hendaknya dilakukan di sepuluh hari terakhir bulan ramadhan adalah:

1. Iktikaf

2. Sholat malam

3. Membaca Al Quran

4. Memperbanyak dzikir dan doa

5. Taubat dan istighfar

6. Dan amalan-amalan ketaatan lainnya.

Semoga di penghujung ramadhan kita bisa memaksimalkannya dengan amalan ketaatan dan mendapatkan malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan.

*****

Penulis: Zusuf Affandi, Lc.

(Alumni dan Pengajar di PP. Hamalatul Quran, Yogyakarta)

Artikel: HamalatulQuram.com


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here